Beberapa waktu yang lalu sepulang dari Thailand, saya ingat harus perpanjang passport saya. Sebenarnya punya kenalan di Kantor Imigrasi, tapi kok kayaknya sungkan ya kalo minta tolong mlulu.*nyengirkuda-2jaringacung
Jadi iseng2 mulailah mengajukan pertanyaan ke mbah Gugel tentang pembuatan passport online. Voila! Dapat, mareeee..
Jadi begini ceritanya *gaya mlotot versi silet
1. Pertama-tama siapin deh smua berkas asli KTP, KK, passport lama, Surat nikah, Akta lahir, ijazah. Periksa tanggal kadaluarsa, jgn smp udh lewat.
2. Pastikan punya komputer, scanner, printer dan koneksi internet pribadi
3. Scan smua dokumen diatas terus save ke PC/notebook
4. Ketik di browser kamu http://www.imigrasi.go.id/
5. Pilih: layanan permohonan paspor online
6. Pilih Pra permohonan personal
7. Isi semua data yang diminta.. Lengkap jgn ada yg salah!
8. Isi Kanim(kantor imigrasi) yg akan dipilih utk pengurusannya, ini terserah kalian mana kiranya yg terdekat.
9. Isi tanggal pengurusan.. Sesuaikan dgn jadwal kosong kamu.
10. Lampirkan semua dokumen yg diminta disitu. Dgn mengambil file Jpg yg sdh kamu simpan sebelumnya
11. Kalo sdh selesai komplit, (WAJIB) print bukti pendaftaran ini. Nanti semua jelas kok cara2nya disitu
12.Bukti print kamu simpan utk dibawa ke KANIM pd saat pengurusan. Selesai tahap 1
(Perlu diperhatikan) di website imigrasi ini tdk dijelaskan bahwa kita harus membawa formulir imigrasi + fotocopy dokumen2 ini. Di website hanya diterangkan kita hrs membawa berkas asli (saja). —> ketidak efisienan no. 1
Jadi kalo bloggers/readers sempat.. siapkan aja dulu itu smua plus jangan lupa bawa bolpen ya. #KTP hrs diperbesar foto copynya.
Di KANIM (Tangerang) : kebetulan saya tgl di wilayah Bintaro jd plg dkt dan ga rame disini.
1. Membeli formulir di Kanim @8ribu, foto copy berkas2 itu 3rb + beli materai 2 x @6rb dan yg hanya dilayani oleh 1 orang sementara yg mengantri tanpa aturan sekitar 20 org. —> ketidak efisienan no. 2
2. Isi lengkap , tempel materai tanda tangan – serahkan ke CS utk diproses ke loket Online (Loket 1). —> menghabiskan waktu total 40menit
3. Di loket 1, setelah di cek, diminta passpor lama, kamu akan dpt slip jadwal ambil nomer pembayaran, wawancara + foto 4 jam kemudian (14.00 wib). —> ketidak efisienan no. 3
Yang saya bingung data-data kita kan sdh masuk dari scan yg kita lampirkan, knapa kita harus copy lagi?Kenapa membutuhkan waktu 4 jam menunggu utk ambil nomer pembayaran, foto dan wawancara.. sedangkan proses pembuatan passpor toh jadinya 1 minggu kemudian?
Akhirnya daripada saya menghabiskan waktu di jalan untuk pulang ke rumah dan balik lagi, saya memutuskan pergi ke Tangcity untuk makan siang rencananya.
Karena jam msh menunjukkan pukul 10pagi, berbarengan dengan dibukanya toko2 akhirnya mampirlah ke salon utk mengecat rambut2 nan abu2 inii.. Hiksss… pengeluaran XTRA sodara-sodaraaaa!
4. Jam 13.00 saya kembali ke imigrasi pd saat mreka telah selesai waktu istirahat. Saya pikir nomer bisa diambil lebih cepat tnyata TIDAK
5. Menunggu hampir 1 jam
6. CS dibuka, tukar slip dengan nomer utk ke loket 2 (penyerahan bukti slip), Loket 3 (pembayaran) dan loket 4 (Wawancara + foto)
7. dari CS ke loket 2 kurang lebih menunggu 15menit
8. Loket 2 cek berkas — ke loket 3 menunggu 30menit. Pembayaran total passpor 48halaman Rp. 255rb
9. Setelah mendapat kwitansi , menunggu lagi utk foto dan wawancara di loket 4. Disini menunggu 45menit utk foto+sidik jari, setelah itu keluar dulu.. tdk lsg wawancara – padahal 1 tempat —> ketidak efisienan no.4
Bahkan ada beberapa orang yg sdh antri / menunggu lbh lama dari saya tp tdk dipanggil panggil.
10. dari foto ke wawancara menunggu sekitar 45menit lagi. wawancara , cek nama , data dgn berkas2 asli. Bikin janji utk pengambilan passpor 1 minggu kemudian dengan membawa bukti pembayaran.
SELESAI. Lemeeesssss, sumuk dan pliket….
Sekian info2nya, smoga yg udah baca jadi tau gambarannya ya, kalo bikin passpor harus spare waktu totally 1 hari penuh utk ngurus2 doang biarpun katanya ‘ONLINE’…
Tapi… sebenernya Online-nya tuh dimanaaaaa??? Gubraaaaakkks 
*pulangkerumahdiprengutin :’(







Diskusi
Belum ada komentar.