LUMP OF SUGAR & A box of TISSUE!

Drakor for animals lover

Few Clouds, 30ยฐC

OMG..
Ga pernah2nya suka drakor krn rata2 gampang ketebak.
Tp brsan ganti2 channel berhentilah di TVN MOVIES lagi.. Gara2 liat kuda di film itu.
Film LUMP OF SUGAR yg bercerita ttg bonding antara si anak cewek dgn kudanya yg bernama JENDERAL dan THUNDER ini yg sangat kuat, smpe bikin termehek2 abis deh baju basah buat ingus sama aer mata. Sesegukan aslik!

Krn mungkin sayah juga penyanyang binatang jd bs ngebayangin kl anabul kita sakit atau tersiksa itu bikin nyesek dada apalagi smp mati๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Ga ada adegan cinta2an di film ini, adanya hubungan cinta antara kuda dan pemiliknya.

Aaah smp kepikiran itu ๐ŸŽ๐ŸŽkuda2 yg di film beneran tersiksa apa ga.. Dada saya seseeekkk๐Ÿ˜ซ

FILM INI WAJIB DITONTON deh.. Semua umur juga. Jgn lupa Tissue box nya..

Powered by Journey Diary.

dunia itu kalau mau diikuti nggak akan ada habisnya, dunia itu kalau mau dituruti nggak akan ada puasnya

karena rasa cukup itu datangnya dari hati,
dari rasa syukur pada pemberi rezeki, bukan pada yang dinikmati

seringkali diantara kita banyak yang tak sadar bahwa hati kita sudah terikat dengan dunia yang tak dibawa mati

terkelabui harta, dikibuli tahta, dibohongi cinta hingga kita pikir semua itu segala-galanya tak bakal binasa

sedang pertemanan, ukhuwah, persaudaraan, etika
kita jadikan urutan yang sekedarnya saja, formalitas belaka

padahal siapa yang mengejar dunia, binasa bersamanya
dan akhirat itu kekal, sekekal amal ibadah pada-Nya

dan di hari-hari ini, kita semakin menyadari
bahwa kawan dalam dakwah, teman dalam perjuangan, makin sulit dicari

maka hargailah saudaramu, senangkanlah dia
bila engkau dan dia di jalan Allah, takkan ada yang salah :)๏ปฟ

“Nikmat yg paling berharga setelah iman & Islam adalah memiliki sahabat yang sholehah, jika kamu mendapatkan kasih sayangnya maka peganglah ia sungguh-sungguh”

#repathMbakEni #edited #muhasabah #noTagging

View on Path

Abis Sahur…
๐Ÿšถ: “Siapin baju deh skrg buat kita ama anak2 – buat bbrp hr lah. Bawa aja baju buat santai tp siapin jaket jg.”
๐Ÿ™†: “Lah mao kmana emgnya?”
๐Ÿšถ: “Yaa gimana enaknya aku nyetir aja nanti…”
๐Ÿ‘ฐ: “Wokeh! Darling..” #manut

๐Ÿƒ๐Ÿƒ*padahalgrabakGrubuk*
๐Ÿ‘’๐Ÿ‘—๐Ÿ‘š๐Ÿ‘œ๐Ÿ‘“๐Ÿ‘–๐ŸŒ‚๐Ÿ“ท๐Ÿ“ฑ๐Ÿ“น๐Ÿ”ฆ๐Ÿ”Œ
#unplannedTrip #again #mulaiTerbiasa

View on Path

Inna lillahi wa inna ilahi roji’un

Telah meninggal dunia: …
akan disholati di: …
akan dimakamkan di: …
setelah sholat: …

Pasti hari ini atau esok, namamu dan namaku akan mengisi … di atas.

Maka perbaiki amal dan ibadah kita.
Isi sisa-sisa umur dengan sebaik-baiknya.

Kematian tidak menanti keistiqomahan dirimu. Istiqomahlah!

Dan tunggulah kematian. Pergaulilah manusia dengan lisan, sikap dan akhlak yang mulia.

Tidur 480 menit..
Olahraga 60 menit …
Makan 30 menit..
Sinetron 60 menit …
Film 130 menit …
Sholat 5 menit!!
Baca Quran? Silahkan jawab sendiri…

Jahannam sepanjang masa..
Sorga sepanjang masa..
Hendaklah akal kita berfungsi!!

Teman di WA ratusan orang,,
Teman di phonebook ribuan orang,,
Tetangga di komplek puluhan orang..

Namun..
Ketika kita susah, kita di kubur sendiri, inilah realita hidup..

Ternyata yg bermanfaat hanyalah sholatmu!

Jila Alquranmu berdebu, maka menangislah!!

Karena barangsiapa meninggalkan membaca Alquran 3 hari berturut-turut, dia telah mengabaikan Alquran..

Jenazah demi jenazah.. kematian demi kematian,

Berita duka bagaikan kilatan petir..

Si Fulan tertabrak mobil, yang lain karena sakit, yang lain lagi jatuh ketika jalan pagi, yang lain ketika sedang tidur..

Semuanya meninggalkan dunia di belakang punggung mereka..

Kita memakamkannya di bawah tanah,
Pasti, akan tiba waktuku dan waktumu.

Maka siapkanlah bekal untuk perjalanan yg tak akan kembali ini..

Jangan menunda taubat, jangan alasan masih muda, di pemakaman tak tertulis di sana “khusus orang tua” …

Hidup di dunia ini hanya 3 hari…
Hari kemarin: sudah kita lalui dan tak kan kembali,
Hari ini: kita jalani dan tak kan abadi,
Hari esok: kita tak pernah tau yg terjadi esok, bisa jadi kita sudah mati..

Maka maafkan, relakan dengan tulus,,
(Saya), (anda), (mereka) Pasti mati, pasti pergi…

Ya Allah, kami memohon kepadaMu khusnal khotimah, selamat dengan memasuki SorgaMu dan terbebas dr api neraka!!

ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุฎู’ุชูู…ู’ ู„ูŽู†ูŽุง ุจูุงู’ู„ุงูุณู’ู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุงุฎู’ุชูู…ู’ ู„ูŽู†ูŽุง ุจูุงู’ู„ุงููŠู’ู…ูŽุงู†ู ูˆูŽุงุฎู’ุชูู…ู’ ู„ูŽู†ูŽุง ุจูุญูุณู’ู†ู ุงู„ู’ุฎูŽุงุชูู…ูŽุฉู

“Alloohummakhtim lanaa bil-islaami wakhtim lanaa bil-iimaani wakhtim lanaa bi husnil khootimati”

Saudaraku, barangsiapa hidup di atas sesuatu maka ia akan dibangkitkan seperti itu …

Barangsiapa mati di dalam keadaan sesuatu, dia akan dibangkitkan seperti itu…

Jika risalah ini bermanfaat bagimu, semoga Allah memperbaiki hidupmu, sebarkan dan yang lain mengambil manfaatnya..

ูˆูŽุฐูŽูƒู‘ูุฑู’ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุฐู‘ููƒู’ุฑูŽู‰ูฐ ุชูŽู†ู’ููŽุนู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ

Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.

Jadi dianalogikan seseorang yg akan mati sebagai

1. Musafir yg hendak pulang kampung. Dimana sudah mengirim banyak bekal ke kampungnya. Sudah dibuatkan rumah dikampung dgn jerih payahnya.

2. Seorang narapidana yg lari dari tahanan yg takut kembali ke asalnya, penjara. Takut akan hukuman yg akan menimpanya.

Termasuk yg manakah kita yg akan bersuka cita pulang kampung atau ketakutan seperti narapidana yg kabur?

-Semoga bermanfaat-

#Tafakur #muhasabahDiri
SpecialThx utk saling mengingatkan yaa.. – with Lisa and Taqin

View on Path

Sedikit Cerita sblm bobok…๐Ÿ™

Cerita ini diambil dari buku harian Sultan Murad IV (Sultan Turki Utsmani, memerintah Juni 1612 – Februari 1640).

Di dalam buku hariannya itu diceritakan bahwa suatu malam sang Sultan merasa sangat galau, ia ingin tahu apa penyebabnya. Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan mengatakan bahwa ia akan pergi keluar istana dengan menyamar. Sesuatu yang memang biasa beliau lakukan.

Sultan berkata: “Mari kita keluar, kita blusukan melihat wargaku”.

Mereka pun pergi, udara saat itu sangat panas. Tiba-tiba, mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah. Disentuh dan dibangunkan oleh Sultan, ternyata ia telah wafat. Orang-orang yang lewat di sekitarnya tidak ada yang peduli kepada mayat tersebut.

Maka Sultan memanggil mereka, kemudian mereka bertanya: “Ada apa? Apa yang kau inginkan?”.

Sultan berkata: “Mengapa orang ini wafat tapi tidak ada satu pun diantara kalian yang membawanya? Siapa dia? Dimana keluarganya?”

Mereka berkata: “Orang ini Zindiq, pelaku maksiat, dia selalu minum khamar dan selalu berzina dengan pelacur”.

Sultan berkata: “Tapi . . bukankah ia juga umat Muhammad SAW? Ayo angkat dia, kita bawa ke rumahnya”.

Mereka pun membawa mayat laki-laki itu ke rumahnya.

Ketika sampai di rumahnya, saat istri laki-laki tersebut mengetahui suaminya telah wafat, ia pun menangis. Tapi orang-orang langsung pergi, hanya sang Sultan dan kepala pengawalnya yang masih tinggal.

Kemudian Sultan berkata kepada istri laki-laki itu: “Aku mendengar dari orang-orang disini, mereka berkata bahwa suamimu itu dikenal suka melakukan kemaksiatan ini dan itu, hingga mereka tidak peduli akan kematiannya”.

Sang istri pun bercerita:

“Awalnya aku menduga seperti itu. Suamiku setiap malam keluar rumah pergi ke toko minuman keras (khamar), kemudian membeli sesuai kemampuannya. Ia bawa khamar itu ke rumah, kemudian membuangnya ke dalam toilet, sambil berkata: “Aku telah meringankan dosa kaum muslimin”.

Dia juga selalu pergi ke tempat pelacuran, memberi mereka uang dan berkata: “Malam ini merupakan jatah waktuku, jadi tutup pintumu sampai pagi, jangan kau terima tamu lain!”.

Kemudian ia pulang ke rumah, dan berkata kepadaku: “Alhamdulillah, malam ini aku telah meringankan dosa pemuda-pemuda Islam”.

Tapi, orang-orang yang melihatnya mengira bahwa ia selalu minum khamar dan melakukan perzinahan. Dan berita ini pun menyebar di masyarakat.

Sampai akhirnya suatu kali aku pernah berkata kepada suamiku: “Kalau nanti kamu mati, maka tidak akan ada kaum muslimin yang akan memandikan jenazahmu, tidak ada yang akan mensholatimu, tidak ada pula yang menguburkanmu”.

Ia hanya tertawa, dan berkata: “Jangan takut sayangku, jika aku mati, aku akan disholati oleh Sultannya kaum muslimin, oleh para Ulama dan para Auliya”.

Maka, Sultan Murad pun menangis, dan berkata: “Benar! Demi Allah, akulah Sultan Murad, dan besok pagi kita akan memandikannya, mensholatinya dan menguburkannya”.

Demikianlah, akhirnya jenazah laki-laki itu dihadiri oleh Sultan, para ulama, para syeikh dan seluruh warga masyarakat.

*****
Subhanallah, kadang kita suka menilai orang dari apa yang kita lihat dan kita dengar dari omongan orang. Andai saja kita mengetahui apa yang tersembunyi di dalam hati seseorang, niscaya pasti kita akan menjaga lisan kita dari membicarakan orang lain.

View on Path

Beginilah kerjaan anak yg serba dibatasi ama emaknya..๐Ÿ˜ˆ
Dibatasi nonton, dibatasi main game, dibatasi gadget sampe dibatasi “budget” ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ yg ada bikin sendiri ular tangga/monopoli nya sampe dadu-nya
#Kreatif #lucu #irit #seru #qualityTime – with Denny

View on Path